Analisis Regresi adalah salah satu metode yang sangat popular dalam mencari hubungan antara 2 variabel atau lebih. Variabel-variabel yang dikomputasi selanjutnya dikelompokkan menjadi variabel dependen yang biasanya dinotasikan dengan huruf Y dan variabel independen yang biasanya dinotasikan dengan huruf X.

Banyaknya variabel dependen harus sama dengan 1 untuk analisis regresi, sebab dalam analisis ini kita akan mencari hanya satu nilai variabel berdasarkan nilai-nilai variabel independen yang jumlahnya bisa lebih dari 1

Variabel dependen yang selanjutnya dinotasikan Y juga dikenal sebagai variabel tak bebas, tergantung, respon ataupun outcome, sedangkan variabel independen yang dinotasikan sebagai X dikenal sebagai variabel bebas, tak tergantng atau prediktor.

Lebih lanjut, analisis regresi yang dapat kita terapkan dalam mencari hubungan variabel X dan Y tergantung kepada tipe dari variabel Y atau variabel dependen yang nilainya akan kita cari berdasarkan variabel independen. setidaknya 2 dua :

  1. Jika variabel dependen merupakan data kontinu maka kita dapat menggunakan regresi linear, maupun non-linear, sedangkan
  2. Jika variabel dependen merupakan data kategorikal maka kita dapat menggunakan analisis regresi logistik

7 Tanggapan ke “Analisis Regresi”


  1. 2 Rayhan as-Sabiq Oktober 3, 2010 pada 2:17 am

    lumayan. sekadar memberi tahu.
    Kalau bisa lebih detail, akan banyak yang berterima kasih.

  2. 4 Ika Desember 8, 2011 pada 4:12 pm

    mas mau numpang nanyaa,,,
    untuk data dalam regresi linier sederhana itu data independen maupun dependentnya merupakan skala pengukuran apa yah mas? nominal,ordinal, interval apa rasio mas?
    kalau data saya merupak data sudut atau polar itu masuk skala apa yah mas? terima kasih sebelumnya mas ^^

  3. 6 Benyamin Belo Parrangan Mei 2, 2012 pada 5:42 pm

    Mas gempur slamat kenal. Gimana cara mengelola data x dan y jika dua kelompok tempat bertanya? misalnya satu guru, satu murid. x adalah guru bagaimana cara mengajarnya dan murid apakah puas atau tidak. apakah boleh x adalah guru dan y adalah murid. thanks jawabannya.

  4. 7 gempur Mei 4, 2012 pada 10:00 am

    bingung saya dengan pertanyaannya
    tergantung tujuannya
    kalau tujuannya melihat efektifitas mengajar guru, bisa di jadikan guru sebagai variabel dependen dan murik sebagai independen.
    atau mungkin keduanya bisa sama2 independen jika faktor yang mau dipelajari lain…


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s





Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.