Analisis Regresi Non Linier Sederhana (SPSS)

Analisis regresi merupakan suatu analisis anatara variable independent (X) dengan varabel dependent (Y), dimana diasumsikan bahwa X mempengaruhi Y secara exponensial, kuadratik, kubik, logaritmik, invers ataupun bentuk lainnya.

Secara umum, terdapat beberapa model regresi nonlinier, antara lain:

Jika kita dihadapkan pada pilihan beberapa model regresi yang digunkan, maka kita kita dapat mengambil model yang terbaik berdasarkan pertimbangan berikut:
1. nilai R yang besar,
2. nilai R2 yang besar, dan
3. Standard error yang kecil.

Untuk melakukan uji regresi non linier, kita bisa menggunakan bantuan SPSS. Di SPSS kita bisa mengikui langkah-langkah sebagai berikut:
1. Inputkan data ke dalam worksheet SPSS,
2. Klik Analyze –> Regression –> Curve estimation

Masukan variable dependent pada kolom dependent(s) dan varaibel-variabel independent dalm kolom independent kemudian pilih model regresi yang akan di uji, aktifkan display ANOVA table klik OK.

17 Responses to “Analisis Regresi Non Linier Sederhana (SPSS)”


  1. 1 D.K. Januari 10, 2010 pukul 8:28 am

    btw, cara make nya gmn??

    contoh :
    ada 4 variabel a, b, c, d. variabel a tu responnya. trus, gmn caa regresi ixponensial gmn? ato kubik, ato yg lainnya?

  2. 2 gempur Januari 10, 2010 pukul 8:56 am

    hm..mas/mbak D.K.
    ini untuk regrei non linier sederhana
    sederhana artinya hanya untuk melihat hubungan 2 variabel yang salah satunya sebagai Y dan lainnya X

    regresi non linier ya tentu saja sesuai namanya, dipakai ketika plot dari hubungan X dan Y tidak linier dan cenderung membentuk pola lain seperti exponensial dll.

    tentu saja harus dipelajarin dulu model plot untuk yang non linier seperti apa!

    jadi contoh dari mas/mbak D.K. gag bisa saya jelaskan karena postingan ini hanya berbicara untuk regresi non linier SEDERHANA!

    untuk lebih jauhnya silahkan pelajari dl analisis regresi linier berganda yang kemudian bisa mbak/mas analogikan untuk model non linier dengan tetap mengikuti model dasar untuk non linier sederhana

    terimakasih
    semoga memberi pencerahan!!

  3. 3 Wayan Andrianata September 22, 2010 pukul 10:16 am

    Mohon pencerahan kalau untuk persamaan di bawah ini bagaimana langkah solusi terbaiknya: dmax = K(t-t0)^v (baca : K times (t-t0) exponent v) dimana K = a0+a1k1+a2k2+a3K3 v = bo + b1v1+b2v2+b3v3

  4. 5 ditrasgroup Mei 5, 2011 pukul 2:34 am

    masih binggung mas😦

  5. 6 dhila Mei 19, 2011 pukul 10:46 am

    bs jelaskan ttg regresi poisson,binomial negatif dan generalized poisson g?thx

  6. 7 rizky irfani Oktober 28, 2011 pukul 3:24 am

    apa bedanya antara regresi linear sederharan dan regresi non linear sederhana

    • 8 gempur Oktober 28, 2011 pukul 5:06 pm

      Perbedaan antara regresi linier dengan non linier terletak pada hubungan antara variabel dependen dan Independen yang dapat diidentifikasi secara sederhana dengan melihat plot hubungan antara keduanya, apakah linier, kuadratik, eksponensial atau lainnya.

  7. 9 Ririn Mei 4, 2012 pukul 2:54 am

    Yang dimaksud hubungan antara variabel dependen dan independen yang dapat diidentifikasikasi itu apa
    di dalam perbedaan regresi linier dengan regresi non linier

    • 10 gempur Mei 4, 2012 pukul 9:58 am

      di atas sudah ada mbak penjelasannya..
      diidentifikasi maksudnya di lihat perbedaan dan atau persamaan kalau ada, berdasarkan sifat2 dasarnya
      misal, regresi linier harus di cek dulu keliniern antara variabel2, ada tidaknya korelasi dsb
      dan untuk non linier juga demikian

  8. 11 mishil Mei 16, 2012 pukul 3:12 pm

    bagaimana menggunakan spss non linear berganda dgn curve estimation yang variabel X lebih dari 3 variabel…..??///

  9. 12 andre Juli 4, 2012 pukul 2:51 am

    cara mnentukan rumus regresi non linier yg akan digunakan gmn yaa?? hanya dgn melihat grafik

    • 13 gempur Juli 5, 2012 pukul 6:02 am

      kalau secara formula saya gak gitu paham
      tapi setahu saya kalau menggunakan bantuan SPSS nanti ada pilihan regresi apa saja yang akan digunakan untuk data yang kita mliki
      biasanya nanti tinggal kita memperbandingkan nilai2 seperti standar error, kemudian R kuadrat yang menunjukkan seberapa besar hubungan variabel2…

      selamat mencoba

  10. 14 Mirwan Nawawi Januari 19, 2014 pukul 6:48 am

    mas maaf lari judul anda diatas, saya mau nanya perbedaan Y , X1, X2 dengan Lny, lnx1, lnx2 itu apa ? saya bingung

    • 15 gempur Februari 26, 2014 pukul 3:50 pm

      ln itu logaritma natural, biasanya digunakan untuk analisis data yang data aslinya tidak normal atau tdak linier hubungannya satu sama lain. sederhananya data asli ditransformasi dengan logaritma natural agar bs dianalisis

  11. 16 shela Desember 22, 2015 pukul 5:27 am

    Cara untuk membaca hasil output dari spss nya bagaimana? bisa tolong dijelaskan.

  12. 17 Erni rukmana Maret 14, 2016 pukul 11:56 am

    Mas, syarat regresi non linier apa ya? Identifikasi spssnya seperti apa? Terimakasin


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Calendar

Januari 2010
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

%d blogger menyukai ini: