Uji Mann-Whitney

Uji Mann-Whitney digunakan untuk menguji hipotesis nol tentang kesamaan parameter-parameter lokasi populasi . Dalam beberapa kasus uji ini disebut juga Uji Mann-Whitney Wilcoxon, karena wilcoxon menggunakan kasus dengan ukuran sampel yang sama sedangkan Mann-Whitney dapa juga menggunakan ukuran sampel yang berbeda.

Sehingga secara garis besar pada uji Mann-Whitney diperoleh dua sampel random yang ukurannya bisa berbeda dan bisa sama, misalnya X1, X2, … , Xn dari populasi X dan Y1, Y2, … , Ym dari populasi Y.

Adapun secara lengkap format uji hipotesis dari uji ini yaitu:

H0 : μ = μi ( tidak ada perbedaan rata-rata diantara kedua sampel)

H1 : μ ≠ μi (terdapat perbedaan rata-rata antara kedua sampel)

Statistik uji:

Dimana:

U(x) = n1*n2 + [((1/2)*n(x)*(n(x)+1)) – R(x)]

Dengan :

x = 1 (untuk sampel 1)

2 (untuk sampel 2)

R(x) = jumlah rangking tiap sampel

n1 = banyaknya sampel pada sampel 1

n2 = banyaknya sampel pada sampel 2

Daerah kritis

H0 ditolak jika nilai absolut Z hitung > nilai Za/2 .

Untuk menjalankan prosedur ini langkah yang dapat dilakukan pada perangkat SPSS yaitu sebagai berikut:

Klik Analyze –> Nonparametric Test –> 2 Independent Samples

Muncul dialog box berikut: Dan aktifkan Mann-Whitney U pada pilihan Test Type

(lebih lanjut pada contoh soal)

Contoh Soal:

Seorang guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris ingin mengetahui keefektifan cara mengajarnya di sebuah SMA. Untuk itu, diambilnya sampel random dari 20 0rang siswa kelompok IPA yang dianggapnya memenuhi standard untuk menjadi wakil dari seluruh siswa kelompok IPA. 10 Siswa diajarnya dengan metode tanya jawab (semi SCL) dengan full english dan sisanya diajar dengan metode yang pernah diterapkan sebelumnya yaitu CBSA full english. Dan di akhir semester mereka diuji dengan soal yang sama, dan diperoleh nilai:

Selanjutnya akan dilakukan uji analisis:

1. Inputkan data dengan format seperti di atas,

Dengan catatan pada variabel kelompok, data dimasukkan dengan type numeric agar dapat dibaca oleh SPSS, kemudian pada value label, isikan 1 untuk semi SCL dan 2 untuk CBSA

Seperti pada gambar berikut:

2. Klik Analyze –> Nonparametric Tests –> 2 Independet Samples

Muncul kotak dialog berikut:

  • Pada test variabel list masukan variabel Nilai,
  • Pada Grouping variabel Kelompok
  • Pada test type aktifkan Mann-Whitney U

 

3. Klik kotak Define Group dan muncul kotak dialog berikut:

  • Pada Group 1 ketikan 1
  • Pada Group 2 ketikan 2
  • Nilai 1 dan 2 dimasukkan karena nilai inilah yang kita masukkan sebagai values kelompok ketika menginput data tadi.
  • Klik Continue

 

4. Klik OK

5. Outputnya:

Kesimpulan

Berdasarkan output tersebut di atsa diperoleh bahwa nilai signifikansi Mann-Whitney = 0.028 yang < nilai alpha 0.05 yang menandakan bahwa H0 ditolak  yang berarti bahwa tterdapat perbedaan rata-rata antara kedua sampel.

12 Responses to “Uji Mann-Whitney”


  1. 1 jupa Januari 18, 2011 pukul 2:06 pm

    bgmn langkah spss dgn mann whitney jika kita menggunakan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dengan pre test dan post test?
    mohon bantuannya
    mksh sblumnya.

  2. 2 Ratih Maret 12, 2011 pukul 5:35 am

    Jika Penelitian dengan 1 Variabel Independen dengan skala Ordinal dan 1 Variabel Dependen dengan skala nOminal ditemukan menggunakan Uji Mann WHITNEY.. Jika penelitian tersebut merupakan korelasi apakah bisa tetap menggunakan Uji Mann Whitney?

  3. 4 shofya Desember 22, 2011 pukul 3:46 am

    salam kenal pak,,

    pak mau tanya. 1) Seandainya saya mau meneliti perbedaan persepsi kualitas rasa pada masing-masing konsumen bagusnya pake uji apa ya pak? 2) klo tiap responden diminta untuk mengisi persepsi mereka pada beberapa produk berbeda itu kira-kira lebih tpat pakai uji apa ya pak?

    mohon bantuannya. terimakasih banyak sebelumnya.🙂🙂

  4. 5 david fakrikona Juni 27, 2012 pukul 10:32 pm

    david fakrikona

  5. 6 david fakrikona Juni 27, 2012 pukul 10:34 pm

    Klo perhitungan manualnya ada ga pak?
    untuk tabel mean whitney yg sampelnya lebih dari 20 ada ga pak? saya nyari tapi belum dapat…

  6. 7 keiria Oktober 4, 2012 pukul 11:44 pm

    bermanfaat bgt posting nya..
    terima kasih..🙂
    semoga berpahala bagi penulis..

  7. 8 tika Februari 9, 2013 pukul 12:23 am

    Salam knl…
    Aq mw nanya bagaimana jika pada uji u mann-whitney trhdp 2 sampel (masing2 n=36) d peroleh asymp.sig.(2-tailed)=0,000? Apkh data i2 signifikan atw tdk???
    Mksih…

    • 9 gempur Februari 11, 2013 pukul 5:21 am

      o.ooo itu biasanya ada bilangan lagi dibelakangnya, hanya saja karena sangat kecil maka tidak dituliskan (sistem pembulatan), tapi kalau diolah dengan SPSS biasanya ketika di klik nilanya akan terlihat nilai sebenarnya bukan 0.000 tapi bisa jadi 0.0000000000………..1

      dan nilai 0.000 tetap < 0.05 (kalau menetapkan sig = 5%)
      kesimpulannya sama dengan di contoh soal yang saya kasih

  8. 10 AngAkm Juli 14, 2013 pukul 7:26 am

    maaf saya mau tanya,apakah hasil dari penelitian harus diberi rank? yang saya tahu rank didapatkan dari skoring,lalu bgmn kalau tidak pake skoring? dan apa arti dari mean rank? lalu…fungsi rumus yg diatas untuk apa ya…hihi terimakasih banyak

  9. 11 tri rena Agustus 25, 2013 pukul 4:13 am

    assalamualaikum, kalau tes one tailed yang ngaruh di spss nya appan?

  10. 12 GG Juni 18, 2015 pukul 1:22 am

    selamat pagi pak saya mau tanya.
    saya telah menggunakan uji mann whitney di spss untuk organoleptik setelah menggunakan uji kruskal wallis.
    akan tetapi hasil pada uji manm whitney di spss hanya menunjukkan pembeda P0-P2 saja pak, baik itu di aroma, rasa, tekstur, dan warna. itu knapa ya pak?
    P0= perlakuan tanpa tambahan
    P1 = kadar 50%
    P2 = kadar 60%

    mohon untuk bantuannya ya pak…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Calendar

Mei 2010
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

%d blogger menyukai ini: