Analisis Regresi adalah salah satu metode yang sangat popular dalam mencari hubungan antara 2 variabel atau lebih. Variabel-variabel yang dikomputasi selanjutnya dikelompokkan menjadi variabel dependen yang biasanya dinotasikan dengan huruf Y dan variabel independen yang biasanya dinotasikan dengan huruf X.

Banyaknya variabel dependen harus sama dengan 1 untuk analisis regresi, sebab dalam analisis ini kita akan mencari hanya satu nilai variabel berdasarkan nilai-nilai variabel independen yang jumlahnya bisa lebih dari 1

Variabel dependen yang selanjutnya dinotasikan Y juga dikenal sebagai variabel tak bebas, tergantung, respon ataupun outcome, sedangkan variabel independen yang dinotasikan sebagai X dikenal sebagai variabel bebas, tak tergantng atau prediktor.

Lebih lanjut, analisis regresi yang dapat kita terapkan dalam mencari hubungan variabel X dan Y tergantung kepada tipe dari variabel Y atau variabel dependen yang nilainya akan kita cari berdasarkan variabel independen. setidaknya 2 dua :

  1. Jika variabel dependen merupakan data kontinu maka kita dapat menggunakan regresi linear, maupun non-linear, sedangkan
  2. Jika variabel dependen merupakan data kategorikal maka kita dapat menggunakan analisis regresi logistik

14 Responses to “Analisis Regresi”


  1. 2 Rayhan as-Sabiq Oktober 3, 2010 pukul 2:17 am

    lumayan. sekadar memberi tahu.
    Kalau bisa lebih detail, akan banyak yang berterima kasih.

  2. 4 Ika Desember 8, 2011 pukul 4:12 pm

    mas mau numpang nanyaa,,,
    untuk data dalam regresi linier sederhana itu data independen maupun dependentnya merupakan skala pengukuran apa yah mas? nominal,ordinal, interval apa rasio mas?
    kalau data saya merupak data sudut atau polar itu masuk skala apa yah mas? terima kasih sebelumnya mas ^^

  3. 6 Benyamin Belo Parrangan Mei 2, 2012 pukul 5:42 pm

    Mas gempur slamat kenal. Gimana cara mengelola data x dan y jika dua kelompok tempat bertanya? misalnya satu guru, satu murid. x adalah guru bagaimana cara mengajarnya dan murid apakah puas atau tidak. apakah boleh x adalah guru dan y adalah murid. thanks jawabannya.

  4. 7 gempur Mei 4, 2012 pukul 10:00 am

    bingung saya dengan pertanyaannya
    tergantung tujuannya
    kalau tujuannya melihat efektifitas mengajar guru, bisa di jadikan guru sebagai variabel dependen dan murik sebagai independen.
    atau mungkin keduanya bisa sama2 independen jika faktor yang mau dipelajari lain…

  5. 8 lachah Juni 25, 2012 pukul 1:25 pm

    mas, saya masih bingung dengan regresi…
    awalnya saya pake’ product moment.tpi dosen saya nyruh pke regresi.tlg pnjelasannya

  6. 9 siti nurjannah Desember 11, 2012 pukul 8:46 pm

    mas, regresi non linear dengan menggunakan solver (excel) ga ada ya mas?

  7. 10 rachmad September 28, 2013 pukul 5:15 pm

    Mas, mau nanya kalau penelitianku ada dua variabel dependen atau Y, metode analisisnya cocoknya gimana ya? thx

  8. 12 ucok Januari 1, 2014 pukul 9:57 am

    gan, numpang nanya kalau 2 variable dependent dan 1 variable independent itu bisa ngga? rumusnya gimana ya? makasi
    mohon pencerahannya😀

  9. 13 Shabran Ryukendo Desember 28, 2014 pukul 6:35 am

    ini referensi bukunya dari mana yaa..?? respon fast please…

  10. 14 Chrisnanda Amanta Mei 1, 2016 pukul 10:59 pm

    numpang tanya gan, kalo menggunakan 2 variabel dependen seharusnya menggunakan analisis apa ya?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Calendar

Desember 2016
S S R K J S M
« Jul    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

%d blogger menyukai ini: