Moving Average merupakan indikator yang paling sering digunakan dan paling standar. Jika di Indonesiakan artinya kira-kira adalah rata-rata bergerak. Moving average sendiri memiliki aplikasi yang sangat luas meskipun sederhana. Dikatakan sederhana karena pada dasarnya metode ini hanyalah pengembangan dari metode rata-rata yang kita kenal disekolah ( nah, ada gunanya juga bukan kita bersekolah).

Rata-rata bergerak tunggal (Moving average) untuk periode t adalah nilai rata-rata untuk n jumlah data terbaru. Dengan munculnya data baru, maka nilai rata-rata yang baru dapat dihitung dengan menghilangkan data yang terlama dan menambahkan data yang terbaru. Moving average ini digunakan untuk memprediksi nilai pada periode berikutnya. Model ini sangat  cocok digunakan pada data yang stasioner atau data yang konstant terhadap variansi, tetapi tidak dapat bekerja dengan data yang mengandung unsur trend atau musiman.

Rata-rata bergerak pada orde 1 akan menggunakan data terakhir (Ft), dan menggunakannya untuk memprediksi data pada periode selanjutnya. Metode ini sering digunakan pada data kuartalan atau bulanan untuk membantu mengamati komponen-komponen suatu runtun waktu. Semakin besar orde rata-rata bergerak, semakin besar pula pengaruh pemulusan (smoothing).

Dibanding dengan rata-rata sederhana (dari satu data masa lalu) rata-rata bergerak berorde T mempunyai karakteristik sebagai berikut.

  • Hanya menyangkut T periode tarakhir dari data yang diketahui.
  • Jumlah titik data dalam setiap rata-rata tidak berubah dengan berjalannya waktu.

Kelemahan dari metode ini adalah :

  • Metode ini memerlukan penyimpanan yang lebih banyak karena semua T pengamatan terakhir harus disimpan , tidak hanya nilai rata-rata.
  • Metode ini tidak dapat menanggulangi dengan baik adanya trend atau musiman, walaupun metode ini lebih baik dibanding rata-rata total.

5 Responses to “Moving Average”


  1. 1 e-funTM Juni 14, 2009 pukul 5:31 am

    Dah cukup informatif segh.. tapi kalau bisa dikasih contoh juga perhitungannya..mungkin bisa dalam bentuk excelnya aja (file download-an)..

  2. 2 gemgemraha Juni 14, 2009 pukul 8:06 am

    owh ya…
    harap maklum mas..masih dalam perancangan..
    terimakasih untuk sarannya..
    insya allah akan segera di laksanakan
    🙂

  3. 5 lasmaria Agustus 20, 2010 pukul 3:09 pm

    apa ya, nama metode forecasting yg digunakan dalam situasi yg selalu berubah-ubah, kaya yang dipake perusahaan tekstile menjelang lebaran misalnya,,,
    kan mereka jelas memprediksi kalo penjualan akan naik, tapi bisa juga ngga,karena waktu lebaran yg deket banget sama tahun ajaran baru,,,
    rolong di balas ke e-mail ya???


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Calendar

Desember 2016
S S R K J S M
« Jul    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

%d blogger menyukai ini: